Home Novel Cinta Unsur Ekstrinsik Novel Ada Cinta di SMA

Unsur Ekstrinsik Novel Ada Cinta di SMA

Novel merupakan salah satu karya sastra yang sering dibaca oleh banyak orang. Banyak jenis novel yang ada di pasaran, mulai dari novel fiksi hingga non-fiksi. Namun, pada artikel kali ini, kita akan membahas tentang unsur ekstrinsik novel Ada Cinta di SMA.

Sebelum kita membahas tentang unsur ekstrinsik novel Ada Cinta di SMA, mari kita kenali terlebih dahulu apa itu unsur ekstrinsik. Unsur ekstrinsik adalah unsur yang terdapat di luar teks atau di luar isi suatu karya sastra. Unsur ekstrinsik bisa berupa latar belakang penulis, latar waktu, latar tempat, dan sebagainya.

Latar Belakang Penulis

Novel Ada Cinta di SMA ditulis oleh Siti Arofa. Siti Arofa adalah seorang penulis muda Indonesia yang lahir di Jakarta pada tanggal 2 April 1985. Novel Ada Cinta di SMA adalah novel pertamanya yang terbit pada tahun 2009. Selain menulis novel, Siti Arofa juga aktif menulis di beberapa media massa.

Latar Waktu

Novel Ada Cinta di SMA berlatar waktu pada tahun 1998. Tahun 1998 merupakan tahun yang penting dalam sejarah Indonesia karena terjadi peristiwa Reformasi. Reformasi adalah gerakan rakyat Indonesia yang menuntut perubahan dalam sistem politik Indonesia yang dianggap korup dan otoriter.

Latar Tempat

Novel Ada Cinta di SMA berlatar tempat di SMA Negeri 1 Jakarta. SMA Negeri 1 Jakarta adalah salah satu sekolah menengah atas terbaik di Jakarta. SMA ini terletak di Jalan Tanah Abang III, Jakarta Pusat.

Tema

Tema yang diangkat dalam novel Ada Cinta di SMA adalah tentang perjuangan cinta pada masa remaja. Novel ini menceritakan kisah cinta antara Dara dan Dika. Dara adalah seorang siswi SMA yang cantik dan populer sedangkan Dika adalah siswa SMA yang pendiam dan tidak terlalu populer. Meskipun berbeda karakter, Dara dan Dika saling jatuh cinta.

Alur Cerita

Alur cerita dalam novel Ada Cinta di SMA terbagi menjadi tiga bagian, yaitu bagian awal, bagian tengah, dan bagian akhir. Bagian awal menceritakan tentang pengenalan tokoh dan latar belakang cerita. Bagian tengah menceritakan tentang perjuangan Dara dan Dika dalam mencari cinta dan menghadapi berbagai masalah. Bagian akhir menceritakan tentang bagaimana Dara dan Dika mengakhiri kisah cinta mereka.

Tokoh

Novel Ada Cinta di SMA memiliki beberapa tokoh utama, di antaranya adalah:

  • Dara, siswi SMA yang cantik dan populer
  • Dika, siswa SMA yang pendiam dan tidak terlalu populer
  • Adit, sahabat Dika
  • Wulan, sahabat Dara

Gaya Bahasa

Gaya bahasa yang digunakan dalam novel Ada Cinta di SMA adalah gaya bahasa yang mudah dipahami oleh pembaca. Siti Arofa menggunakan bahasa yang santai dan tidak terlalu formal. Gaya bahasa yang digunakan oleh Siti Arofa membuat pembaca merasa seperti sedang mengobrol dengan teman.

Unsur Intrinsik

Selain unsur ekstrinsik, novel Ada Cinta di SMA juga memiliki unsur intrinsik. Unsur intrinsik adalah unsur yang terdapat di dalam teks atau isi suatu karya sastra. Unsur intrinsik bisa berupa tema, alur cerita, tokoh, dan gaya bahasa.

Kesimpulan

Demikianlah artikel tentang unsur ekstrinsik novel Ada Cinta di SMA. Dari artikel ini, kita dapat mengetahui bahwa unsur ekstrinsik sangat penting dalam menentukan nilai suatu karya sastra. Unsur ekstrinsik dapat memengaruhi pembaca untuk lebih memahami karya sastra yang sedang dibaca.

Sumber

Sumber gambar: https://tse1.mm.bing.net/th?q=unsur+ekstrinsik+novel+ada+cinta+di+sma

Related video of Unsur Ekstrinsik Novel Ada Cinta di SMA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*